Author: Admin – 0811-9901-800

  • Info Semarang Terkini: Perluasan Layanan Perangkat Kesehatan OMRON Hadir Di 12 Kota

    Sentra OMRON Untuk Publik Semarang

    OMRON Experience Center (OEC) resmi hadir di Semarang sebagai bagian perluasan jangkauan layanan perangkat kesehatan, menambah daftar kota yang sudah dijangkau OEC OMRON. Hingga kini OEC OMRON tercatat hadir di 12 kota, termasuk Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Jakarta.

    Kehadiran OEC di Semarang juga menjadi lanjutan dari jaringan yang sebelumnya mencakup Palembang, Medan, Makassar, Padang, Bali, Balikpapan, dan Manado, yang turut disebut dalam informasi sumber. Selain layanan perangkat, OMRON menekankan edukasi mengenai faktor risiko kesehatan sebagai bagian dari strategi jangkauan ini.

    Dalam laporan sumber tertanggal 5 Februari 2026, disebutkan ekspansi ini bertujuan memperluas akses layanan dan edukasi bagi masyarakat Jawa Tengah melalui OEC di Semarang. Dalam sumber ini belum disebutkan alamat atau jam operasional OEC Semarang, meski disebutkan keterlibatan jaringan 12 kota.


    Fakta Inti Berita

    OMRON Experience Center hadir di Semarang sebagai bagian dari OEC OMRON yang sudah beroperasi di 12 kota, antara lain Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Jakarta, Palembang, Medan, Makassar, Padang, Bali, Balikpapan, dan Manado.
    Tujuan utama yang dilaporkan adalah memperluas akses layanan perangkat kesehatan sekaligus memberikan edukasi tentang faktor risiko kesehatan.


    Keunggulan Layanan OMRON

    OEC OMRON disebut menyediakan layanan perangkat kesehatan yang lebih mudah diakses warga, dan pembukaan di Semarang menambah jangkauan layanan di Jawa Tengah. Keberadaan OEC di Semarang melengkapi jaringan yang sudah ada di kota-kota besar seperti Surabaya dan Bandung.

    Informasi sumber menekankan kombinasi antara layanan perangkat dan program edukasi, sehingga OEC bukan sekadar toko tetapi juga pusat informasi kesehatan bagi masyarakat di kota-kota seperti Jakarta dan Medan. Anda dapat mengharapkan pendekatan yang menggabungkan produk dan pengetahuan.


    Mengapa Ini Penting

    Perluasan OEC ke Semarang penting karena menambah satu titik layanan dalam jaringan 12 kota yang disebut, memberi alternatif bagi warga Jawa Tengah yang sebelumnya harus ke kota lain seperti Yogyakarta atau Surabaya. Akses lokal memungkinkan deteksi dan pencegahan risiko kesehatan lebih dini.

    Edukasi mengenai faktor risiko yang disebut dalam sumber menjadi poin penting; dengan OEC di Semarang, informasi tentang pengelolaan tekanan darah dan alat kesehatan lain dapat lebih mudah dijangkau oleh warga setempat.


    Dampak Bagi Warga

    Kehadiran OEC di Semarang berarti warga di kota ini mendapat akses langsung ke perangkat dan edukasi yang sama seperti yang tersedia di Bali, Makassar, atau Palembang menurut sumber. Hal ini dapat menurunkan hambatan akses layanan perangkat kesehatan untuk masyarakat lokal.

    Untuk kelompok yang membutuhkan pemantauan rutin, jaringan OEC yang meliputi 12 kota bisa mempermudah kontinuitas layanan, terutama bila Anda berpindah antar kota seperti Jakarta–Bandung atau Medan–Padang.


    Edukasi Faktor Risiko

    Sumber menyebutkan aspek edukasi mengenai faktor risiko sebagai fokus OEC; program ini relevan bagi warga Semarang dan kota-kota lain dalam daftar 12 kota. Edukasi semacam ini biasanya mencakup cara mengenali faktor risiko dan langkah pencegahan dasar.

    Dengan adanya titik layanan dan edukasi di Semarang, diharapkan masyarakat lebih paham pengelolaan risiko kesehatan dan penggunaan perangkat yang benar, sejalan dengan tujuan OEC OMRON yang tercantum di sumber.


    Pantauan Dan Layanan

    Sumber menyatakan perluasan ini merupakan bagian upaya OMRON untuk memperluas jangkauan layanan di Jawa Tengah melalui OEC di Semarang, sekaligus memperkuat jaringan di kota-kota lain seperti Surabaya dan Manado. Pantauan lanjutan disebut penting untuk menilai efektivitas layanan dan edukasi.

    Jika Anda mengharapkan detail operasional atau jadwal program edukasi di Semarang, sumber hanya menyebut pembukaan sebagai bagian dari jaringan 12 kota tanpa rincian lebih lanjut.


    Apa Yang Bisa Dilakukan

    • Kunjungi OEC Semarang untuk melihat langsung perangkat dan mengikuti sesi edukasi yang disebut sebagai bagian layanan OEC OMRON.
    • Bandingkan informasi layanan di kota lain yang tercantum (Yogyakarta, Surabaya, Bandung) bila Anda ingin referensi pengalaman pengguna.
    • Tanyakan langsung lokasi dan jam operasional OEC Semarang karena sumber belum merinci alamat atau jadwal.

    FAQ Singkat

    1. Apa itu OMRON Experience Center?
      OEC OMRON adalah pusat layanan dan edukasi perangkat kesehatan yang kini hadir di Semarang sebagai bagian dari jaringan di 12 kota.

    2. Berapa banyak kota yang sudah dijangkau?
      Sampai informasi sumber, OEC OMRON hadir di 12 kota, termasuk Semarang dan kota-kota besar lain seperti Jakarta dan Surabaya.

    3. Apa fokus layanan OEC di Semarang?
      Fokus yang disebut adalah memperluas akses layanan perangkat kesehatan dan memberikan edukasi mengenai faktor risiko.

    4. Apakah alamat OEC Semarang disebutkan?
      Dalam sumber ini belum disebutkan alamat atau jam operasional OEC Semarang; sebaiknya konfirmasi langsung ke pihak OMRON.

    5. Siapa yang mendapat manfaat langsung?
      Warga Semarang dan sekitarnya mendapat manfaat akses perangkat dan edukasi yang sebelumnya tersedia di kota-kota lain dalam jaringan 12 kota.

    Disclaimer Penulis

    Tulisan ini disusun dari sumber yang disebutkan dan pemahaman penulis. Sebagian isi berupa sudut pandang subjektif penulis. Untuk keputusan penting, rujuk informasi resmi.

    Sumber: https://jateng.herald.id/2026/02/05/omron-experience-center-hadir-di-semarang-perluas-jangkauan-layanan-perangkat-kesehatan-di-jawa-tengah/

  • Info Cilacap Terkini: 28 Siswa Mewakili Cilacap Ke OlympicAD VIII Makassar 12–14 Februari 2026

    Info Cilacap Terkini: 28 Siswa Mewakili Cilacap Ke OlympicAD VIII Makassar 12–14 Februari 2026

    Cilacap Kirim 28 Pelajar ke OlympicAD VIII Makassar

    Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menerima audiensi rombongan 28 siswa yang akan mewakili Kabupaten Cilacap pada Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII di Makassar pada 12–14 Februari 2026.
    Pertemuan berlangsung di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati pada Rabu sore, 4 Februari 2026, menurut laporan dari CilacapUpdate.com.

    Ketua rombongan, Bambang Kustianto, menyampaikan peserta berasal dari 11 sekolah Muhammadiyah di Cilacap dengan rincian 5 SD, 17 SMP, 5 SMK, dan 1 SMA, dan total rombongan termasuk kepala sekolah serta guru pendamping berjumlah 46 orang.
    Bupati memberi semangat agar peserta menjaga nama baik Kabupaten Cilacap dan memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kualitas diri sebelum berlaga.

    Salah satu kontestan, Adinda Mayra Syabani, siswi kelas 8 SMP Muhammadiyah 1 Plus Cilacap, akan menampilkan proyek robot maze solving bersama dua rekannya dan sebelumnya meraih juara 2 dakwah digital pada OMBN 2025.
    Panitia memproyeksikan OlympicAD VIII diikuti lebih dari 11 ribu siswa Muhammadiyah dari seluruh Indonesia dan mempertandingkan 35 cabang lomba.


    Fakta Inti Berita

    Audiensi resmi digelar pada 4 Februari 2026 di Rumah Dinas Bupati, yang menandai pelepasan formal tim Cilacap menuju Makassar pada 12–14 Februari 2026.

    Peserta berjumlah 28 siswa dari 11 sekolah Muhammadiyah di Cilacap, terdiri dari 5 SD, 17 SMP, 5 SMK, dan 1 SMA, dengan total rombongan 46 orang termasuk pendamping.

    OlympicAD VIII mencakup 35 cabang lomba dan diproyeksikan diikuti lebih dari 11 ribu siswa Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.


    Rombongan Dari Cilacap

    Ketua rombongan Bambang Kustianto hadir dalam audiensi dan memohon doa serta motivasi bagi 28 siswa, sebuah momen yang membuat pelepasan terasa resmi.
    Rombongan berisi kepala sekolah dan guru pendamping sehingga jumlah keseluruhan mencapai 46 orang yang akan mendampingi kontestan selama kompetisi.

    Rombongan membawa kontestan dari jenjang SD sampai SMA, dengan mayoritas berasal dari tingkat SMP yakni 17 siswa, sesuai penjelasan Bambang.
    Keberagaman jenjang pendidikan ini menunjukkan Cilacap mengirim delegasi lintas usia untuk mewakili kabupaten.


    Peserta Berprestasi Muda

    Adinda Mayra Syabani, peserta kelas 8 SMP Muhammadiyah 1 Plus Cilacap, fokus pada bidang IT dan robotic dan akan tampil dengan proyek robot maze solving di Makassar.
    Adinda juga tercatat meraih juara 2 dakwah digital pada Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) 2025, bukti pengalaman kompetisi skala nasional.

    Selain Adinda, sumber menyebut kegiatan meliputi cabang sains, seni, dan teknologi, yang relevan bagi peserta seperti tim robotic dan kontestan sains.
    Informasi rinci mengenai peserta lain tidak dirinci dalam sumber, tetapi keberadaan 35 cabang lomba membuka banyak peluang bagi kontestan Cilacap.


    Pesan Bupati Tegas

    Bupati Syamsul menekankan pentingnya menjaga nama baik Kabupaten Cilacap dan menguatkan mental para peserta agar tampil percaya diri di OlympicAD VIII.
    Dalam audiensi, beliau mendorong anak-anak untuk “manfaatkan waktu yang ada untuk menambah kualitas diri,” kalimat yang menggarisbawahi aspek pembelajaran kompetisi.

    Bupati juga meminta agar peserta memanfaatkan momen di Makassar untuk belajar dari pengalaman bertanding, bukan sekadar mengejar medali, sebagai bagian dari pengembangan diri.
    Dukungan moral dari pemimpin daerah ini diharapkan memperkuat kesiapan mental 28 siswa saat bertanding pada 12–14 Februari 2026.


    Dampak Dan Harapan

    Partisipasi 28 siswa Cilacap di OlympicAD VIII memberi peluang eksposur pendidikan dan jaringan bagi pelajar, terutama di cabang teknologi seperti robotic yang diikuti Adinda.
    Keterlibatan 11 sekolah Muhammadiyah dari Cilacap juga menunjukkan koordinasi antar-sekolah dalam mempersiapkan delegasi menuju Makassar.

    Dalam sumber ini belum disebutkan …

    Keberangkatan ke kompetisi nasional sebesar ini diharapkan memberi dampak jangka panjang pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah asal peserta.


    Apa Yang Bisa Dilakukan

    Rombongan meminta doa dan motivasi; anda bisa mendukung dengan memberi ucapan selamat dan doa kepada para peserta sebelum keberangkatan pada 12 Februari 2026.

    • Ikuti update resmi dari sekolah atau media lokal mengenai hasil lomba dan aktivitas rombongan.
    • Beri dukungan moral kepada siswa, terutama peserta SMP seperti Adinda yang membawa proyek robotic.
    • Sekolah dan orang tua dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk program pembinaan pasca-kompetisi.

    FAQ Singkat

    1. Kapan OlympicAD VIII berlangsung?
      OlympicAD VIII digelar pada 12–14 Februari 2026 di Makassar.

    2. Berapa jumlah peserta dari Cilacap?
      Cilacap mengirim 28 siswa dari 11 sekolah Muhammadiyah.

    3. Siapa pejabat yang memberi motivasi pada rombongan?
      Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menerima audiensi pada 4 Februari 2026.

    4. Apa salah satu cabang yang akan diikuti peserta Cilacap?
      Salah satu contoh cabang adalah robotic; Adinda akan menampilkan proyek robot maze solving.

    5. Berapa total rombongan termasuk pendamping?
      Total rombongan yang berangkat berjumlah 46 orang termasuk kepala sekolah dan guru pendamping.

    Disclaimer Penulis

    Tulisan ini disusun dari sumber yang disebutkan dan pemahaman penulis.
    Sebagian isi berupa sudut pandang subjektif penulis.
    Untuk keputusan penting, rujuk informasi resmi.

    Sumber: https://cilacap.pikiran-rakyat.com/cilacap/pr-2399985443/cilacap-kirim-tim-28-siswa-untuk-olympiade-nasional-makassar-bersaing-di-35-cabang-lomba

  • Info Banjarbaru Terkini: Lapas Kelas IIB Koordinasi Pendidikan Kesetaraan Dengan Dinas, 4 Februari

    Info Banjarbaru Terkini: Lapas Kelas IIB Koordinasi Pendidikan Kesetaraan Dengan Dinas, 4 Februari

    Lapas Banjarbaru Perkuat Pendidikan Kesetaraan Untuk Warga Binaan

    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru pada Rabu (4/2) untuk memperkuat program pendidikan kesetaraan dan nonformal bagi Warga Binaan.

    Rombongan Lapas Banjarbaru dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Rifaldi Shandri Akbar, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, beserta jajaran.

    Pertemuan itu merupakan tindak lanjut kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk memastikan Warga Binaan mendapat akses pendidikan melalui sinkronisasi program.


    Fakta Inti Berita

    Lapas Kelas IIB Banjarbaru menggelar koordinasi resmi dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru pada Rabu (4/2) sebagai bagian dari penguatan program pendidikan kesetaraan dan nonformal.

    Dalam pertemuan, pembahasan meliputi sinkronisasi pendidikan nonformal serta pelaksanaan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi Warga Binaan Lapas Banjarbaru.

    Dukungan teknis dan kelembagaan dibahas melalui bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat serta Sanggar Kegiatan Belajar yang disebutkan dalam pertemuan.

    Pertemuan tersebut secara eksplisit dimaknai sebagai sinergi antarinstansi untuk memenuhi hak pendidikan Warga Binaan sesuai arahan pusat.


    Apa Terjadi

    Pada Rabu (4/2), delegasi dari Lapas Banjarbaru yang dipimpin Rifaldi Shandri Akbar bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid.

    Agenda utama adalah menyinkronkan pelaksanaan pendidikan kesetaraan Paket A–C dan mengidentifikasi dukungan dari dinas melalui unit seperti Sanggar Kegiatan Belajar.

    Pembahasan juga mencakup tindak lanjut kebijakan pusat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan pembinaan dan pendidikan bagi Warga Binaan.


    Dampak Bagi Warga

    Jika sinkronisasi berjalan sesuai pembahasan, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Banjarbaru berpeluang mendapat akses lebih terarah untuk menyelesaikan Paket A, Paket B, atau Paket C.

    Dukungan dari bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat serta Sanggar Kegiatan Belajar dapat memperkuat lembaga pembelajaran nonformal di lingkungan Lapas Banjarbaru.

    Komitmen Abdul Basid mewakili Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk memberi dukungan agar Warga Binaan memperoleh bekal pendidikan.


    Apa Yang Bisa Dilakukan

    Lapas Kelas IIB Banjarbaru dapat menyusun rencana operasi pendidikan yang merujuk pada hasil koordinasi Rabu (4/2) bersama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

    Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru perlu mengalokasikan dukungan teknis dan kelembagaan melalui bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat serta Sanggar Kegiatan Belajar.

    • Koordinasikan kurikulum Paket A–C antara Lapas dan Sanggar Kegiatan Belajar secara berkala.
    • Tetapkan jadwal jelas untuk proses pembelajaran nonformal di Lapas Banjarbaru.
    • Monitor pelaksanaan sebagai tindak lanjut kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

    FAQ Singkat

    1. Apa yang dibahas dalam pertemuan di Banjarbaru?
      Pertemuan pada Rabu (4/2) membahas sinkronisasi program pendidikan nonformal dan pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi Warga Binaan Lapas Kelas IIB Banjarbaru.

    2. Siapa perwakilan dari Lapas Banjarbaru?
      Rombongan Lapas Banjarbaru dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Rifaldi Shandri Akbar, yang hadir dalam pertemuan dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

    3. Siapa yang menerima rombongan dari Dinas Pendidikan?
      Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menerima rombongan Lapas Banjarbaru dan menyatakan komitmen dukungan untuk program pendidikan di Lapas.

    4. Unit apa dari dinas yang disebutkan memberikan dukungan?
      Dukungan teknis dan kelembagaan dibahas melalui bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat serta Sanggar Kegiatan Belajar, sesuai catatan pertemuan.

    5. Bagaimana pertemuan ini terkait kebijakan pusat?
      Koordinasi ini merupakan tindak lanjut kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang menekankan penguatan pembinaan dan pendidikan bagi Warga Binaan.

    Disclaimer Penulis

    “Tulisan ini disusun dari sumber yang disebutkan dan pemahaman penulis. Sebagian isi berupa sudut pandang subjektif penulis. Untuk keputusan penting, rujuk informasi resmi.”
    Sumber penulisan ini adalah laporan dari Lapas Banjarbaru yang dipublikasikan di situs Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

    Sumber: https://www.ditjenpas.go.id/lapas-banjarbaru-perkuat-koordinasi-pendidikan-warga-binaan-dengan-dinas-pendidikan-kota-banjarbaru

  • Info Makassar Terkini: Indomaret Buka Lowongan Banyak Posisi Untuk Tamatan SMA SMK D3 S1

    Indomaret Buka Banyak Posisi: Peluang Kerja Untuk Tamatan SMA–S1

    Indomaret membuka lowongan kerja banyak posisi di seluruh Indonesia, termasuk Makassar, pada Februari 2026, ditujukan untuk tamatan SMA/SMK, D3, dan S1. Informasi ini dilaporkan oleh Tribun Makassar pada 5 Februari 2026 dan menegaskan rekrutmen skala luas jaringan ritel tersebut.

    Pengumuman menyebutkan ketersediaan posisi di berbagai wilayah Indonesia, sehingga kesempatan bukan hanya untuk pusat kota tetapi juga daerah seperti Makassar; pelamar dari tamatan SMA, SMK, D3, dan S1 bisa mempertimbangkan melamar. Dalam sumber ini belum disebutkan persyaratan detail, cara pendaftaran, jumlah posisi, dan batas waktu pendaftaran.


    Fakta Inti Berita

    Indomaret mengumumkan pembukaan lowongan kerja banyak posisi di seluruh Indonesia pada Februari 2026, termasuk peluang kerja untuk tamatan SMA/SMK, D3, dan S1 di wilayah Makassar. Laporan ini berasal dari Tribun Makassar yang memuat informasi pengumuman rekrutmen jaringan ritel tersebut pada 5 Februari 2026.

    Inti informasi adalah jangkauan rekrutmen yang luas oleh Indomaret, memberi sinyal adanya perekrutan terbuka bagi berbagai tingkat pendidikan di banyak lokasi Indonesia, dengan contoh lokasi yang disebutkan adalah Makassar.


    Apa Yang Terjadi

    Perusahaan ritel Indomaret membuka rekrutmen untuk banyak posisi di berbagai daerah di Indonesia pada Februari 2026, dan pemberitaan menyebutkan secara spesifik peluang di Makassar. Pengumuman menargetkan pelamar tamatan SMA/SMK, D3, dan S1, sehingga rentang pendidikan pelamar relatif luas.

    Kenapa Ini Penting

    Pembukaan ini penting karena memberi opsi kerja bagi lulusan menengah dan perguruan tinggi di daerah seperti Makassar, di mana kesempatan kerja formal kadang terbatas. Bagi anda yang lulusan SMA/SMK, D3, atau S1, ini bisa menjadi pintu masuk ke jaringan ritel besar.

    Dampak Bagi Lokal

    Di Makassar, informasi tentang lowongan Indomaret dapat membuka pekerjaan untuk tenaga kasir, stok, atau posisi lain yang umumnya tersedia pada jaringan minimarket — sumber menyatakan rekrutmen di wilayah tersebut pada Februari 2026. Dampaknya: potensi penyerapan tenaga kerja lokal dari berbagai jenjang pendidikan.

    Yang Sering Luput

    Sumber menyebutkan pembukaan lowongan oleh Indomaret untuk tamatan SMA/SMK, D3, dan S1 namun belum merinci mekanisme pendaftaran, persyaratan spesifik, atau tanggal penutupan. Perincian tersebut perlu dicari pada kanal resmi Indomaret atau informasi lanjutan di media lokal.

    Apa Yang Dipantau

    Pantau pengumuman lebih lanjut di kanal resmi Indomaret dan pemberitaan Tribun Makassar terkait update rekrutmen pada Februari 2026 untuk detail posisi dan cara melamar. Jika anda tertarik, catat bahwa laporan awal menyebutkan cakupan nasional termasuk Makassar sebagai contoh lokasi.


    Apa Yang Bisa Dilakukan

    • Periksa kanal resmi Indomaret dan pengumuman di Tribun Makassar (laporan 5 Februari 2026) untuk update persyaratan dan link pendaftaran.
    • Siapkan dokumen umum (CV sederhana, fotokopi ijazah SMA/SMK/D3/S1, KTP) jika anda tamatan SMA/SMK, D3, atau S1.
    • Cek lowongan di cabang Indomaret terdekat di Makassar dan tanyakan prosedur pendaftaran langsung bila tersedia.

    FAQ Singkat

    1. Siapa yang bisa melamar?
      Pengumuman menyebutkan tamatan SMA/SMK, D3, dan S1 sebagai target pelamar untuk lowongan Indomaret pada Februari 2026.

    2. Di mana lokasi lowongan?
      Lowongan dibuka di seluruh Indonesia, dengan penyebutan khusus untuk Makassar dalam laporan Tribun Makassar.

    3. Kapan diumumkan?
      Informasi tentang pembukaan lowongan Indomaret dipublikasikan pada 5 Februari 2026 menurut Tribun Makassar.

    4. Apa saja posisi yang tersedia?
      Sumber hanya menyatakan “banyak posisi” terbuka oleh Indomaret di berbagai wilayah termasuk Makassar, tanpa merinci jabatan spesifik.

    5. Bagaimana cara mendaftar?
      Dalam sumber ini belum disebutkan cara pendaftaran terperinci; pantau kanal resmi Indomaret dan update dari Tribun Makassar untuk prosedur pendaftaran.

    Disclaimer Penulis

    Tulisan ini disusun dari sumber yang disebutkan dan pemahaman penulis. Sebagian isi berupa sudut pandang subjektif penulis. Untuk keputusan penting, rujuk informasi resmi.

    Sumber: https://makassar.tribunnews.com/news/1827433/lowongan-kerja-sma-smk-d-s1-indomaret-buka-lowongan-kerja-banyak-posisi-februari-2026

  • Info Sragen Terkini: Kontingen Berangkat Ke OlimpicAD VIII Makassar Dengan 98 Peserta Dari Enam Sekolah

    Info Sragen Terkini: Kontingen Berangkat Ke OlimpicAD VIII Makassar Dengan 98 Peserta Dari Enam Sekolah

    Sragen Fokus Kirim 98 Siswa Ke OlimpicAD VIII Makassar

    Kontingen OlimpicAD VIII asal Kabupaten Sragen resmi diberangkatkan dari pendapa rumah dinas bupati menuju Makassar, Sulawesi Selatan dengan total 98 personel.

    Perjalanan rombongan ini menyiapkan peserta untuk lomba yang digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 12–14 Februari dengan tagline “Berangkat Gembira, Pulang Raih Juara.”

    Keberangkatan kali ini mengusung strategi seleksi ketat: hanya enam sekolah unggulan yang meloloskan wakil, berbeda dari tahun lalu yang mengirim 13 sekolah ke Bandung.


    Fakta Inti Berita

    Kontingen Sragen mengirim 98 orang ke OlimpicAD VIII dan berangkat dari pendapa rumah dinas bupati ke Makassar, tujuan utama kontes di Universitas Muhammadiyah Makassar.

    Seleksi tahun ini berbasis kompetensi dan pembiayaan, sehingga hanya enam sekolah yang mengirim peserta, termasuk dominasi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen dengan 57 personil.


    Strategi Kontingen Sragen

    Suharno, Sekretaris Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Sragen, menyebutkan ada perubahan strategi menjadi "ramping tapi maut"—pilih jumlah sedikit namun fokus pada kualitas peserta.

    Pendekatan ini mengutamakan seleksi berbasis kompetensi dan kemampuan pembiayaan, alih-alih rombongan besar seperti tahun sebelumnya yang berangkat ke Bandung.


    Komposisi Peserta Sekolah

    Komposisi peserta didominasi oleh SMA Trensains Muhammadiyah Sragen (57 orang), disusul delegasi dari SMP Muhammadiyah, SD Aisyiyah Unggulan Gemolong, dan MA Dimsa.

    Jumlah ini menunjukkan konsentrasi sumber daya pada sekolah-sekolah tertentu agar kemampuan individu bisa dimaksimalkan di ajang yang berlangsung 12–14 Februari.


    Target Dan Riwayat Medali

    Target kontingen tetap ambisius: menyumbang medali sebanyak-banyaknya demi gelar juara umum bagi Provinsi Jawa Tengah.

    Suharno mengingatkan, tahun lalu Sragen pulang membawa 55 medali, sehingga target tahun ini meski dengan rombongan lebih kecil tetap tinggi untuk mempertahankan prestasi.


    Pesan Pemimpin Daerah

    Wakil Bupati Sragen, Suroto, mengingatkan peserta bahwa tiket ke Makassar bukan ajang pamer, melainkan ujian karakter dan kedisiplinan.

    Menurut Suroto, “Menang itu bangga, tapi berani berjuang dan menjaga sikap itu kemenangan yang sesungguhnya,” pesan yang ditegaskan sebelum keberangkatan.


    Apa Yang Bisa Dilakukan

    • Bagi sekolah: fokuskan latihan pada kompetensi inti dan seleksi internal seperti yang diterapkan, mengingat seleksi berbasis kompetensi adalah kunci.

    • Bagi orang tua: dukunglogistik dan mental peserta terutama yang dari SMA Trensains Muhammadiyah Sragen sebagai delegasi terbesar.

    • Bagi pemerintah daerah: pantau dan fasilitasi kebutuhan selama keberangkatan dari pendapa rumah dinas bupati hingga kepulangan agar misi “Pulange Raih Juara” berjalan lancar.

    FAQ Singkat

    1. Berapa banyak peserta yang diberangkatkan dari Sragen?
      Sragen memberangkatkan 98 personel menuju Makassar untuk OlimpicAD VIII.

    2. Kapan dan di mana kompetisi digelar?
      Kompetisi berlangsung di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 12–14 Februari.

    3. Sekolah mana yang paling banyak mengirim peserta?
      SMA Trensains Muhammadiyah Sragen menjadi kontributor terbesar dengan 57 personil.

    4. Apakah strategi tahun ini berbeda dari tahun lalu?
      Ya; Suharno menyebut strategi tahun ini “ramping tapi maut”—fokus pada kualitas lewat seleksi ketat berbasis kompetensi dan pembiayaan.

    5. Berapa prestasi Sragen di OlimpicAD tahun lalu?
      Tahun lalu kontingen Sragen membawa pulang 55 medali.

    Disclaimer Penulis

    Tulisan ini disusun dari sumber yang disebutkan dan pemahaman penulis.
    Sebagian isi berupa sudut pandang subjektif penulis.
    Untuk keputusan penting, rujuk informasi resmi.

    Sumber: https://radarsolo.jawapos.com/sragen/847157814/sragen-kirim-98-perwakilan-ke-olimpicad-viii-di-makassar