Sragen Fokus Kirim 98 Siswa Ke OlimpicAD VIII Makassar
Kontingen OlimpicAD VIII asal Kabupaten Sragen resmi diberangkatkan dari pendapa rumah dinas bupati menuju Makassar, Sulawesi Selatan dengan total 98 personel.
Perjalanan rombongan ini menyiapkan peserta untuk lomba yang digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 12–14 Februari dengan tagline “Berangkat Gembira, Pulang Raih Juara.”
Keberangkatan kali ini mengusung strategi seleksi ketat: hanya enam sekolah unggulan yang meloloskan wakil, berbeda dari tahun lalu yang mengirim 13 sekolah ke Bandung.
Fakta Inti Berita
Kontingen Sragen mengirim 98 orang ke OlimpicAD VIII dan berangkat dari pendapa rumah dinas bupati ke Makassar, tujuan utama kontes di Universitas Muhammadiyah Makassar.
Seleksi tahun ini berbasis kompetensi dan pembiayaan, sehingga hanya enam sekolah yang mengirim peserta, termasuk dominasi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen dengan 57 personil.
Strategi Kontingen Sragen
Suharno, Sekretaris Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Sragen, menyebutkan ada perubahan strategi menjadi "ramping tapi maut"—pilih jumlah sedikit namun fokus pada kualitas peserta.
Pendekatan ini mengutamakan seleksi berbasis kompetensi dan kemampuan pembiayaan, alih-alih rombongan besar seperti tahun sebelumnya yang berangkat ke Bandung.
Komposisi Peserta Sekolah
Komposisi peserta didominasi oleh SMA Trensains Muhammadiyah Sragen (57 orang), disusul delegasi dari SMP Muhammadiyah, SD Aisyiyah Unggulan Gemolong, dan MA Dimsa.
Jumlah ini menunjukkan konsentrasi sumber daya pada sekolah-sekolah tertentu agar kemampuan individu bisa dimaksimalkan di ajang yang berlangsung 12–14 Februari.
Target Dan Riwayat Medali
Target kontingen tetap ambisius: menyumbang medali sebanyak-banyaknya demi gelar juara umum bagi Provinsi Jawa Tengah.
Suharno mengingatkan, tahun lalu Sragen pulang membawa 55 medali, sehingga target tahun ini meski dengan rombongan lebih kecil tetap tinggi untuk mempertahankan prestasi.
Pesan Pemimpin Daerah
Wakil Bupati Sragen, Suroto, mengingatkan peserta bahwa tiket ke Makassar bukan ajang pamer, melainkan ujian karakter dan kedisiplinan.
Menurut Suroto, “Menang itu bangga, tapi berani berjuang dan menjaga sikap itu kemenangan yang sesungguhnya,” pesan yang ditegaskan sebelum keberangkatan.
Apa Yang Bisa Dilakukan
Bagi sekolah: fokuskan latihan pada kompetensi inti dan seleksi internal seperti yang diterapkan, mengingat seleksi berbasis kompetensi adalah kunci.
Bagi orang tua: dukunglogistik dan mental peserta terutama yang dari SMA Trensains Muhammadiyah Sragen sebagai delegasi terbesar.
- Bagi pemerintah daerah: pantau dan fasilitasi kebutuhan selama keberangkatan dari pendapa rumah dinas bupati hingga kepulangan agar misi “Pulange Raih Juara” berjalan lancar.
FAQ Singkat
Berapa banyak peserta yang diberangkatkan dari Sragen?
Sragen memberangkatkan 98 personel menuju Makassar untuk OlimpicAD VIII.Kapan dan di mana kompetisi digelar?
Kompetisi berlangsung di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 12–14 Februari.Sekolah mana yang paling banyak mengirim peserta?
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen menjadi kontributor terbesar dengan 57 personil.Apakah strategi tahun ini berbeda dari tahun lalu?
Ya; Suharno menyebut strategi tahun ini “ramping tapi maut”—fokus pada kualitas lewat seleksi ketat berbasis kompetensi dan pembiayaan.- Berapa prestasi Sragen di OlimpicAD tahun lalu?
Tahun lalu kontingen Sragen membawa pulang 55 medali.
Disclaimer Penulis
Tulisan ini disusun dari sumber yang disebutkan dan pemahaman penulis.
Sebagian isi berupa sudut pandang subjektif penulis.
Untuk keputusan penting, rujuk informasi resmi.










